Monday, June 1, 2009

mahluk mahluk cantik dari laut dalam

Dalamnya samudra, ternyata banyak menyimpan kecantikan yang tiada duanya. termasuk 31 jenis hewan laut berikut ini.


1. Megaleledone setebos, spesies perairan laut dangkal antartika, species endemic di Samudera bagian Selatan.

Spoiler for 1:


2. Kiwa hirsuta, kepiting Yeti, ditemukan dekat Pulau Easter.

Spoiler for 2:


3. A jellyfish, Aequorea macrodactyla

Spoiler for 3:


4. Mahluk laut seperti hantu, platybrachium antarcticum, menyelam ke laut dalam di antartika memburu ptreropod bercangkang (jenis lain dari keong) sebagai makanannya.

Spoiler for 4:


5. Seekor nemertean pelagonemertes rollestoni sedang berburu mangsa berupa zooplankton dengan cara menembakkan ‘anak panah’ yang terpasang dilidah dan dapat bergulung kedalam. Perutnya yang berwarna kuning akan meregang untuk menjangkau dan member makan setiap bagian tubuhnya.

Spoiler for 5:


6. Seekor chionodraco hamatus, salah satu dari ikan es antartika, yang dapat bertahan di suhu yang bahkan bisa membekukan darah jenis ikan lainnya.

Spoiler for 6:


7. Seekor lobate ctenophore (Bathycyroe fosteri) yang sangat populasinya umum dijumpai didekat laut tengah atlantik. Panjangnya hanya 5 cm.

Spoiler for 7:


8. Thalassocalyce (ctenophone –ubur-ubur jelly)

Spoiler for 8:


9. Seekor ubur-ubur jelly sisir aneka warna berenang di perairan dalam Arktik.

Spoiler for 9:


10. Twisted Nudibranch, Chromodoris elizabethina, pada permukaan karang di Pulau Heron.

Spoiler for 10:


11. Seekor laba-laba laut jantan membawa telur-telurnya di kaki-kaki bawah tubuhnya yang didesain khusus untuk membawa telur.

Spoiler for 11:


12. Phronima sedentaria (female) didapati di kedalaman antara 50 s.d 200 meter. caught between 50 and 200m.

Spoiler for 12:


13. Seekor copepod laut dalam, Eaugaptilis hyperboreus, sedang membawa telur-telurnya.

Spoiler for 13:


14. Pyrosomella verticilliata – sebuah jenis dari tunicate berkelompok (sea-squirt)

Spoiler for 14:


15. Hippopodius hippopus.

Spoiler for 15:


16. Pteropoda tak bercangkang atau siput yang bisa berenang (Clione limacina),ditemukan di perairan Arktik dan Antratika.

Spoiler for 16:


17. Siput yang bisa berenang (Limacina helicinia) yang hidup diperairan Arktik dan Antartika.

Spoiler for 17:


18. Diacria trispinosa (pteropod)

Spoiler for 18:


19. Oxygyrus keraudreni. Tak seperti pteropod kerabatnya yang ‘terbang’ menembus air laksana burung, heteropod ini memakai kaki rata mereka untuk mendorong dirinya sendiri melalui air. Tak seperti jenis siput lainnya, cangkangnya terbuat dari tulang rawan.

Spoiler for 19:


20. Histioteuthis sp. (cumi-cumi)

Spoiler for 20:


21. Cumi-cumi berlian, Histioteuthis bonelli, berenang-renang di punggung samudera Atlantik di kedalaman antara 500m s.d 2000 m.

Spoiler for 21:


22. Gymnosome - a "naked" pteropod

Spoiler for 22:


23. Leptocephalus – larva belut.

Spoiler for 23:


24. Sabellids atau cacing kipas.

Spoiler for 24:


25. Pohls sea urchins dapat ditemukan di Pulau Kadal.

Spoiler for 25:


26. Remis file, Lima sp.

Spoiler for 26:


27. Streesia challengeri, amphipod yang hidupnya berkelompok ini hidup memanjat dan menumpang pada ubur-ubur dan kerabatny.

Spoiler for 27:


28. Mimonectes sphaericus, amphipod krustasea hidup bergantung pada ubur-ubur di Arktik dan Antartika.

Spoiler for 28:


29. Kutu air , hyperoche capucinus,pemangsa yang umum, berenang di air es kutub.

Spoiler for 29:


30. Ubur-ubur seukuran kelereng, calycopsis borchgrevinki, banyak ditemukan di perairan Antartika.

Spoiler for 30:


31. Spesie yang masih belum terjelaskan, mungkin spesies baru dai NArco, sub group dari ubur-ubur – Narcomedusae


Spoiler for 31:


sumber: daily telegraph


link : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2010587

0 comments:

Post a Comment