Monday, May 18, 2009

Did you know ?

Daging Empuk.....

Pagi-pagi datang ke kantor, saya mendengarkan acara "Pagi-pagi" yang dibawakan oleh Rafiq dan Poetri Suhendro di 89.6 FM.

Ada seorang I-Listener (istilah bagi pendengar di I-Radio), yang dihubungi oleh mereka berdua. Topik yang ditanyakan oleh sang penyiar adalah soal cara mengempukkan daging. Bagaimana caranya ?. Nah, si I-Listener ini bercerita bahwa dia punya Bude yang berwirausaha catering.

Bude ini punya cara unik jika ingin membuat empuk daging masakannya. Caranya adalah dia menggerus satu tablet pil bodrex, dan dicampurkan untuk setiap 2 kilo daging sewaktu di-ungkep. Hasilnya adalah daging itu empuk sekali ! dan cateringnya laris manis. Poetri mengatakan, "Oh cuma satu tablet -- gak pa pa donk. Kirain satu setrip dicampur semua...".

Musti hati-hati nih,...kalau ada daging empuk maka cari tahu apakah itu akibat zat parasetamol di dalam Bodrex atau bukan ?

Siomay......


Suatu hari ketemu seorang ibu, doi cerita, sering lihat seorang tukang siomay borong ikan tongkol yang udah siang. Dia bingung, ikan tongkol kan warnanya rada hitam, mana bagus untuk bikin siomay. Terus satu kali ketemu bapak itu ada di toko kelontong yang sama bareng si ibu. Si ibu lihat tukang siomay itu beli bubuk
pemutih, jadi nanya sama yang punya toko, "emang pemutih bisa buat masakan?"

Baru deh ketahuan rahasianya, yang punya toko bilang, "itu tukang siomay. Dia bikin siomay pakai ikan tongkol, kalau ikan tenggiri ya gak kebeli kan harga siomaynya paling cuma dua ribuan. Jadi dikasih pemutih jadi siomaynya bagus!"

Si ibu penasaran. Dia beli sekilo ikan tongkol, beli pemutih seribu perak lalu dia adonan ikannya di kasih pemutih... hasilnya ? Dia kaget, "jadi putih, hiiiii.... gue jadi gak ketelen!"

Sebetulnya kami sudah sangat tau, karena di tukang penggilingan bakso pemutih ini sering dipakai supaya warnanya "bagus". Maka jika dikau beli bakso, yang 'bagus' itu "jahat"!

Kalau pesanan dikit, daku bilang Fifi (resto Ungu Sentul) beli yang mereknya Monalisa (sorry nyebut nama tapi daku gak jualan dan gak punya saham di M ini, hehehhe...) karena warnanya sesuai bakso alamii yang kami buat.

Bahan bakso yang garing itu juga pakai bahan kimia, termasuk mi yang garing. Daku dulu favorit banget sama sebuah merek bakso terkenal yang garing ;-p Begitu tau prosesnya, haiyaaaa.... ngak berani lagi.






sumber : email

0 comments:

Post a Comment